9 Elemen Motivasi Pengantar Bisnis dan Manajemen Bisnis

9 Elemen Motivasi Pengantar Bisnis dan Manajemen Bisnis

Sepenting apakah materi pengantar bisnis dan manajemen bisnis? Akan diperlukan sejumlah target kunci guna memperoleh profit maksimal, sesuai kapasitas produk yang ingin dipasarkan. Adanya pemahaman manajemen sebagai motivasi terencana dapat menjadi panduan disaat geliat dunia bisnis dan industri sedang pasang-surut.

Selain menjadi materi kuliah bagi mahasiswa, kalangan pebisnis juga memerlukan referensi manajamen bisnis dari sejumlah sumber buku. Sementara bagi pelaku usaha pemula sangat tepat mengakses pemahaman awal melalui buku pengantar bisnis dan manajemen bisnis. Guna mengambil inspirasi gagasan serta langkah strategis ketika ingin merintis usaha bisnis yang menjanjikan.


9 Elemen Pengantar Bisnis dan Manajemen Bisnis


Suatu materi pengantar menawarkan dasar-dasar pemahaman tentang definisi bisnis itu sendiri. Secara ringkas makna dari manajemen bisnis merujuk pada tata kelola ruang usaha dengan sistem terencana, demi tujuan mendapat keuntungan atau profit yang semaksimal mungkin.

Karenanya, terdapat sejumlah landasan pengantar bisnis dan manajemen bisnis sebagai rencana jangka panjang. Simak 9 point pentingnya sebagai berikut;

1. Energi, semangat, ambisi. Sebagian besar pebisnis sukses berjuang merangkai impian terbesarnya dengan sangat ambisius. Disinilah sesuatu yang disebut ambisi menjadi energi terbesar untuk mewujudkan gagasan menjadi kenyataan.

Suatu kegagalan bisa terjadi apabila ambisi profit lebih berkuasa dibanding semangat wirausaha itu sendiri. Adapun pelaku usaha memang harus mengejar keuntungan namun tanpa menumpulkan motivasi kreatifnya. Sebab terkadang pergerakan bisnis masih lambat mengucurkan target profit yang diharapkan. Hingga akhirnya muncul rasa kurang puas dan putus asa.

Untuk itu impian bisnis harus dibangun secara berimbang antara target keuntungan fisik dengan motivasi pribadi untuk berkarya. Demi memenuhi tujuan naluriah, menjadi pengusaha sukses yang produk dan jasanya sangat diminati oleh masyarakat luas.


2. Membulatkan Tekad Wirausaha. Jiwa seorang wirausaha sejati terdiri dari disiplin, kebulatan tekad, keberanian menembus tantangan, kecerdikan yang mendorong kreativitas. Jika Anda berpikir bahwa prospek usaha dalam pemikiran Anda sangatlah cerah, maka segeralah mulai dengan langkah sederhana.

Sebab terlalu lama merawat mimpi di dalam pikiran kita, sama dengan memberi kesempatan pada orang lain untuk merebut peluang tersebut.

3. Sense Of Timing. Ketika memulai usaha kemampuan Anda berkonsentrasi pada target waktu mulai teruji. Ada banyak peluang yang dapat diwujudkan secara terjadwal. Selain detail gagasan tentang produk usaha, prioritaskan observasi agar dapat membuka ruang pemasaran yang strategis. Konsep waktu merupakan bagian dari sistem manajemen secara terukur.

4. Prioritas Usaha. Sudah pasti pilihan atau prioritas tematik akan menentukan segala tahap perencanaan yang lain. Ada sangat banyak tipikal ruang usaha seperti jasa kreatif, biro jasa keagenan, jasa harian, bisnis waralaba, penjualan produk online, serta penjualan bahan konsumtif. Pastikan fokus pada salah satu prioritas usaha yang lokasinya potensial untuk menjadi perhatian banyak calon konsumen.

5. Rencanakan Sumber Dana


Anggaran dana terkadang dianggap sebagai persoalan rumit dengan berbagai kecemasan dibaliknya. Tak akan menjadi masalah apabila rencana bisnis telah disusun secara matang. Sebab untuk memperoleh bantuan dari bank atau sumber pendanaan lain, setuap pelaku usaha pemula harus mengajukan dokumen pribadi yang bersifat resmi.

  • Membuat Proposal Bisnis

Suatu proposal tertulis akan menjelaskan secara rinci tentang latar belakang usaha, tujuan dan manfaatnya, target konsumen yang potensial, rincian sumber dana serta penerapan biaya yang dibutuhkan. Dan jangan lupa cantumkan sejumlah langkah strategis agar aktivitas bisnis sanggup bertahan hingga masa mendatang. Proposal anggaran ini akan memuaskan mitra pendaanaan sebagai peminjam atau penanam modal usaha.


6. Menghadapi Resiko. Setiap
aktivitas kerja pada roda industri kecil hingga kelas menengah atas memang punya resiko tersendiri. Tentunya dari masalah permodalan, tata kelola manajamen, hingga persaingan usaha. Seperti sering dijelaskan melalui buku pengantar bisnis dan manajemen bisnis. Namun keberanian menghadapi setiap resiko akan memberikan solusi yang terbaik bagi pebisnis pemula.

7. Merancang Inovasi. Seiring waktu berjalan produk Anda mulai menarik perhatian target konsumen. Lantas mulailah fokus pada kesempatan berinovasi. Penting memperluas alternatif bahan produksi, serta menangkap kebutuhan lingkungan yang lebih luas, hal ini akan sangat mendukung langkah strategis dalam berinovasi

8. Mengelola Manajemen. Pebisnis atau pelaku usaha akan bertindak sebagai pemimpin dari sejumlah staf atau karyawannya. Diantaranya mengendalikan struktur usaha secara keseluruhan. Merancang pola distribusi kerja yang tertata sesuai keahlian masing-masing pegawai. Bahkan juga melatih dan memotivasi tim menuju target profit dengan kinerja yang sebaik mungkin.

9. Analisis SWOT

Analisis dan penilaian menjadi bagian penting dalam materi pengantar bisnis dan manajemen bisnis. Analisis SWOT terdiri atas empat bagian nilai yaitu Strenghts, Weaknesses, Opportunities, dan Threats.


Analisis SWOT dapat membantu identifikasi kompetensi, keterampilan, kebudayaan, serta sumber-sumber khusus yang dipunyai oleh setiap pengusaha. Anda hanya perlu menulis uraian secara jujur mengenai kekuatan dan juga kelemahan bisnis. Bagaimana mempertahankan daya tarik yang potensial, serta mengatasi celah kerugian.

Selain itu prediksikan kesempatan agar dapat mengambil keuntungan maksimal. Dan sebaliknya, apa saja potensi ancaman serta langkah-langkah startegis untuk mengatasi rintangannya. Misalkan lebih memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan melalui survey sederhana tentang kualitas produk.


Demikian ulasan padat mengenai pengantar bisnis dan manajemen bisnis. Tentunya Anda akan menyiapkan rencana jangka-panjang secara akurat. Sebab tentu saja setiap pengusaha berharap jika bisnisnya terus berkembang dengan profit memuaskan. Jadi, segeralah mengeksekusi gagasan dan peluang usaha menjadi bisnis potensial yang sungguh nyata!