ETIKA ETIKA BISNIS

Etika Etika Bisnis

Salah satu kunci sukses dalam berbisnis yang sering kita dengar, yang sering di dengung-dengungkan, adalah seputar sikap disiplin, pantang menyerah, fokus, dan sejenisnya. Padahal ada satu lagi, salah satu kunci keberhasilan kita dalam berbisnis, yang jarang disinggung, yaitu tentang etika bisnis,


Apa itu etika bisnis?

Silahkan ikuti pembahasan yang kami sampaikan berikut ini, seputar etika etika bisnis yang harus menjadi sebuah pedoman bagi para pelaku bisnis. Kami akan mengulas info tentang etika etika bisnis dalam kehidupan umum, etika bisnis Islam, serta prinsip-prinsip etika bisnis.

Pengertian Etika Bisnis

Sebelum membahas lebih jauh mengenai etika etika bisnis, ada baiknya Anda mengetahui maknanya terlebih dahulu. Etika bisnis adalah suatu cara yang menjadi sebuah acuan dalam melaksanakan kegiatan berbisnis.

Etika Bisnis Islam

Definisnya adalah, etika bisnis yang dijalankan berdasarkan syariat agama Islam. Dalam makalah etika bisnis ini, kami juga akan membahas seputar etika bisnis Islam. Berikut adalah etika etika bisnis yang harus diterapkan sesuai ketentuan Islam :

  1. Tanggung Jawab

    Hal ini merupakan prinsip etika bisnis yang wajib dilakukan oleh para pelaku usaha. Dengan adanya rasa tanggungjawab yang tinggi, maka Anda bisa lebih mempertanggungjawabkan setiap perbuatan yang telah dilakukan.

  2. Kejujuran

    Etika bisnis Islam juga sangat menganjurkan para pebisnis dalam menerapkan rasa kejujuran yang tinggi. Dalam hal ini, saga erat hubungannya ketika melakukan proses transaksi dengan klien maupun konsumen, terutama dalam upaya menetapkan nilai keuntungan.

  3. Tauhid (Kesatuan)

    Konsep tauhid merupakan suatu kesatuan dalam memadukan seluruh aspek kehidupan, baik dalam hal politik, ekonomi, sosial, yang juga akan membentuk etika etika bisnis yang terpadu.

Prinsip-prinsip Etika Bisnis

Dalam menjalankan suatu bisnis, tentu Anda menginginkan suatu kelancaran selama proses pelaksanaannya, mengingat persaingan dalam dunia bisnis sangatlah ketat. Untuk menjaga kelancaran berbisnis tersebut, maka Anda bisa melakukan beberapa prinsip dari etika etika bisnis berikut ini :

  1. Mematuhi Setiap Aturan

    Dalam menjalani aktivitas di dunia bisnis, ada prinsip etika bisnis yang wajib Anda lakukan yaitu mematuhi segala macam aturan, baik tertulis maupun tidak. Hal ini akan menjadi langkah awal yang akan membuat Anda banyak disegani oleh sesama pihak pebisnis lainnya.

  1. Menerapkan Sikap Kejujuran yang Tinggi

    Salah satu poin dari prinsip dalam etika bisnis ini merupakan tindakan yang paling sulit dilakukan. Untuk mencapai kesuksesan serta kelancaran dalam menjalankan suatu usaha, harus diawali dengan sikap kejujuran yang tinggi.

    Hal tersebut dapat Anda terapkan baik pada saat memberikan informasi kepada klien serta mengenai kekurangan dari usaha yang sedang dijalankan. Selain sebagai kunci sukses untuk membangun usaha Anda, kejujuran juga menjadi sebuah jembatan antara Anda dengan klien sehingga muncul suatu kepercayaan.

  2. Memiliki Jiwa Kepemimpinan

    Selain bersikap jujur, sebaiknya Anda dapat membangun jiwa kepemimpinan dalam kehidupan Anda. Menjalankan bisnis tentu membutuhkan kerjasama dengan beberapa pihak.

    Sebagai seorang pemimpin, Anda harus menyadari tanggungjawab besar Anda sebagai pebisnis serta memotivasi seluruh bawahan untuk bekerja dengan kualitas yang lebih baik.

  1. Menerapkan Keadilan

    Seorang pebisnis sejati yang menjalankan etika etika bisnis dengan baik adalah mereka yang selalu menerapkan sikap keadilan. Sebagai pelaku usaha, Anda harus dapat memberikan keadilan terhadap setiap karyawan.

    Hal tersebut dapat Anda mulai dengan cara menerima dan mentoleransi adanya perbedaan pendapat yang diajukan, mengakui kesalahan apabila melakukannya, mampu berikir terbuka, tidak segan mengubah keputusan sesuai dengan kesepakatan, serta tidak bersikap semena-mena.

  2. Menjaga Nama Baik

    Selain mampu bersikap adil, sebagai pebisnis harus bisa menjaga reputasi perusahaan dan semua hal yang ada di dalamnya.

  3. Mampu Memenuhi Janji

    Jika Anda ingin mendapatkan kepercayaan lebih dari para calon konsumen, pelanggan, maupun staf karyawan dalam perusahaan, maka Anda harus bisa menepati janji yang telah diucapkan.

    Jadi, sebaiknya Anda tidak sembarang mengucapkan kata janji jika tidak mampu menepatinya. Karena rasa kepercayaan yang hilang, akan mempengaruhi bisnis yang anda jalankan.

  4. Menghargai Orang Lain

    Sebagai seorang pemimpin yang mampu bersikap adil, Anda juga harus menerapkan sikap untuk selalu menghargai sesama. Prinsip dalam menjalankan etika etika bisnis ini menjadi tindakan yang menentukan para pebisnis bisa mencapai kesuksesan.

    Hindari sikap membeda-bedakan sesama, baik dalam hal ras, suku, agama, jenis kelamin, maupun kewarganegaraan. Tidak hanya meningkatkan kelancaran dalam menjalankan bisnis, salah satu prinsip etika bisnis ini juga mampu membuat lingkungan kantor tetap kondusif dengan hubungan yang baik.

Penerapan Etika Bisnis

Dalam artikel etika bisnis ini, kami akan menyampaikan sebuah penerapan dari kasus etika bisnis yang wajib menjadi pedoman bagi Anda ketika berinteraksi dengan klien di perusahaan. Berikut adalah etika etika bisnis tersebut :

  1. Memperkenalkan Diri dengan Berdiri

    Dengan sikap berdiri, Anda akan mencerminkan ketegasan dalam diri. Jika tidak memungkinkan, Anda dapat memundurkan kursi dan sedikit membungkuk untuk memperkenalkan diri. Hal ini akan membuat klien menilai adanya sikap kesopanan yang baik dalam diri Anda.

  2. Menyebutkan Nama Lengkap

    Ketika beraktivitas dalam dunia bisnis, akan lebih baik apabila Anda menyebutkan nama secara lengkap. Apabila terlalu panjang atau dirasa sulit, maka Anda bisa sedikit menyingkat nama.

  3. Hindari Duduk dengan Menyilangkan Kaki

    Posisi duduk seperti ini akan menimbulkan penilaian diri yang terlihat kurang sopan, tidak hanya pebisnis wanita, pria pun juga tetap harus menghindari sikap ini saat harus berhadapan dengan klien perusahaan.

  1. Ucapkan Rasa Terima Kasih Secukupnya

    Dalam menjalani percakapan dunia bisnis bersama klien, sebaiknya Anda tidak perlu berlebihan dalam mengucapkan terimakasih. Batasi ucapan tersebut hanya 1 hingga 2 kali saja. Sehingga Anda tidak akan terlihat sangat membutuhkan bantuan dari klien tersebut.

  2. Ucapan Terima Kasih Melalui Email

    Setelah mengadakan pertemuan dengan rekan bisnis Anda tersebut, tidak ada salahnya, bila Anda mengirimkan ucapan terima kasih melalui email. Bentuk perhatian ini tentunya memberi kesan yang baik di mata klien.

Demikian info yang dapat kami sampaikan tentang etika etika bisnis. Semoga dapat menjadi panduang yang bermanfaat bagi Anda.